Laut yang Ganas dan Nahkoda yang Hebat

Badai akan segera berlalu, pasti. Bukankah Allah telah berjanji untuk memberikan kemudahan setelah datangnya kesulitan? Maka sudah sepatutnya aku percaya pada janji Allah, agar aku tidak termasuk ke dalam orang-orang yang rugi karena meragukan janji-Nya.

Foto: Alin. Pantai Teluk Awur, Jepara, Jawa Tengah.

Foto: Alin. Pantai Teluk Awur, Jepara, Jawa Tengah.

Seseorang yang amat kusayangi dan (semoga) juga menyayangiku pernah berkata, “Lautan yang ganas akan menciptakan nahkoda yang hebat.” Saat pertama kali mendengar kalimatnya, aku tak begitu paham apa maksudnya. Namun, kini aku mulai mengerti. Seperti biasa, seseorang tak akan pernah mengerti sebelum mengalaminya sendiri, bukan?🙂

Di penghujung bulan November, badai itu datang lagi. Entah badai yang keberapa, aku tak pernah tahu. Aku enggan mencari tahu lebih tepatnya. Yang aku tahu, badai itu datang tak begitu lama dari badai sebelumnya yang memaksaku berjalan dalam rinai hujan. Dalam keheningan yang menyakitkan, aku terus bertanya-tanya, “Mengapa? Mengapa harus kami?”

Bodoh! Pertanyaan seperti itu tidak seharusnya pernah terpikirkan oleh siapa pun. YA, SIAPA PUN! TERMASUK KITA!

Lihatlah, alam seolah-olah mengerti apa yang kita rasakan. Hujan memang tak sempat turun, namun awan mendung berarak beriringan seakan menantang mendung yang menggelayuti wajah kita. Senyum tiba-tiba menghilang dan hanya terdengar helaan napas yang panjang–pasrah. Beberapa pasang mata saling bertemu, saling tersenyum yang entah mengapa malah berubah menjadi seringai yang menyeramkan, dan hening menguasai keadaan. Apa lagi sekarang? Kira-kira seperti inilah pertanyaan yang ada dalam benak kita saat itu.

GET UP, GET UP, GET UP!!!

Mau tidak mau, suka tidak suka, kita harus melewati lautan yang ganas ini agar bisa menjadi nahkoda yang hebat. Apakah kita bisa menjadi nahkoda yang hebat? Tergantung! Tergantung? Ya, tergantung sekuat apa hati kita untuk mengikhlaskan apa yang telah terjadi, tergantung pada bibir yang siap untuk berhenti mengeluh, tergantung sekuat apa tangan kita untuk saling menggenggam erat, tergantung apakah tangan kita juga siap untuk menghapus dan menghentikan air mata yang mengalir, tergantung pada pundak-pundak yang selalu siap untuk dijadikan tempat bersandar, tergantung pada telinga-telinga yang siap untuk mendengarkan setiap keluh kesah, tergantung sekuat apa kaki kita untuk melangkah bersama, dan tergantung pada………KITA!!!

Esok, ketika kita terbangun dari ‘kematian sementara’ kita malam ini, jangan lupa untuk selalu mensyukuri nikmat Allah yang sampai saat ini masih menyertai kita. Bukankah Allah terlalu mencintai kita sehingga Ia memberi badai-badai ini? Ikhlaskan apa yang telah terjadi, ikhlaskan apa yang telah hilang, terus berserah diri pada-Nya, terus berusaha, terus saling menguatkan, tetap semangat, dan Allah akan mengganti semuanya. Ya, Allah akan mengganti semuanya dengan cara-Nya yang tak terduga. Kita boleh jadi mempunyai 1000 rencana terbaik, namun rencana Allah pasti tetap yang terbaik. Ketika saat itu benar-benar datang, bersiaplah. Bersiaplah untuk menjadi nahkoda yang hebat.

Semakin tinggi pohon, semakin kencang anginnya.

Teruntuk sahabat, saudara, keluarga tercinta…

Terima kasih untuk segalanya, aku bersyukur Allah mempertemukan kita di Kotak Biru…

Ahmad Zulmiyardi Pradana; Anis Santosa; Apsus Grumilah; Dina Mardliani; Enny Tria Rosita; Erlin Widiyanti Wahyuningsih; Falah Ashila; Hany Srihartaya; Ikhwan Listiyanto; Iqbal Ghofari; Isnanisha Karlina; Jatmiko Saputro; Jumiyati; Khusnul Khoiriyah; Liya Ilmiasih; Mokhamad Azis Aji Abdillah; Muhammad Mustangin; Muhammad Zuhri Anshari; Nuha Hasna’ Naziha; Putri Hidayati; Rani Rahmawati; Ridwan Anggi Pradana; Rini Setiani; Siti Muthi’ah Rachman; Sitra Yudaningrum; Suharini; Vera Septia; Wahyu Hidayat; Widya Destiara; Yuli Purwati

EDSA 2012

EDSA 2012

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s