Terima Kasih, EDSA!

SURAT KEPUTUSAN

Nomor : 08/SK.LPJ-Kongres/EDSA/I/2012

 

Tentang

PENGESAHAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN

KONGRES HIMPUNAN MAHASISWA PROGRAM STUDI

PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS

ENGLISH DEPARTMENT STUDENT ASSOCIATION (EDSA)

UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA

TAHUN 2013

Bismillahirrahmanirrahim

Dengan mengharap rahmat dari Allah SWT dan syafa’at Nabi Muhammad SAW, Kongres Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris English Department Student Association (EDSA) Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta Tahun 2013 setelah :

Menimbang :
  1. Bahwa untuk melihat, mengevaluasi, dan menilai perkembangan dalam suatu organisasi diperlukan adanya Laporan Pertanggungjawaban;
  2. Bahwa Kongres EDSA Universitas Ahmad Dahlan Periode 2013-2014 telah mendengar dan menilai Laporan Pertanggungjawaban Ketua EDSA Periode 2012-2013;
  3. Bahwa untuk memberikan kepastian hukum, kesepakatan tersebut perlu ditetapkan dalam surat keputusan.
Mengingat :
  1. Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga KBM UAD;
  2. Tata Tertib Kongres KBM UAD Tahun 2010.
Memperhatikan : Usul dan saran yang berkembang dalam Sidang Pleno III;

 

MEMUTUSKAN

Menetapkan : PENGESAHAN LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN KEPENGURUSAN EDSA UNIVERSITAS AHMAD DAHLAN YOGYAKARTA PERIODE 2012/2013.Pertama : Menetapkan bahwa Laporan Pertanggungjawaban Kepengurusan EDSA Periode 2012/2013 diterima.Kedua   : Dengan demikian Kepengurusan EDSA UAD Periode 2012/2013 beserta pengurus dinyatakan Demisioner.

Ketiga       : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan akan ditinjau ulang apabila diperlukan.

Ditetapkan di: Auditorium Kampus II UADTanggal: 27 Januari 2013Pukul: 18.00

27 Januari 2013

Berdasarkan Surat Keputusan di atas, Kepengurusan EDSA UAD Periode 2012/2013 resmi dinyatakan selesai pada pukul 18.00. Finish!

Sedih? Pasti! Tapi seperti inilah hidup yang harus dijalani. Aku harus “mau” meninggalkan Kotak Biru yang kucintai itu. Cinta pertamaku di UAD. Sedikit berlebihan kelihatannya, tetapi inilah kenyataan yang sebenarnya. Jika boleh, aku enggan meninggalkan Kotak Biru. But I realize that I have to go. I have to leave my comfort zone to grow. No growth in comfort zone and no comfort in growth zone. Aku harus berkembang. Jadi, mau tidak mau aku harus meninggalkan EDSA yang telah kuanggap sebagai zona amanku.

Tanpa kusadari, waktu sedemikian cepat berlalu. Seperti baru kemarin aku mengikuti Program Pengenalan Kampus (P2K) dan terpesona dengan jaket coklat EDSA UAD Periode 2010/2011. Seperti baru kemarin aku mengikuti serangkaian tes masuk EDSA. Seperti baru kemarin aku mengikuti tes Public Speaking, Tes Baca Al-Qur’an, dan Interview. Seperti baru kemarin aku melonjak-lonjak kegirangan karena dinyatakan diterima sebagai pengurus EDSA Periode 2011/2012. Seperti baru kemarin aku shock karena ditunjuk menjadi Sekretaris II, mendampingi mba Novia sebagai Sekretaris I. Seperti baru kemarin aku mengenal Pak Heri sebagai Ketua, mas Faisal sebagai Wakil Ketua, mba Nisa sebagai Bendahara I, dan Unul sebagai Bendahara II. Seperti baru kemarin aku mengenal mba Mlathi sebagai Koordinator Divisi Akademik, mba Vita sebagai Koordinator Divisi Penalaran, mas Fatah sebagai Koordinator Divisi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, dan mas Handung sebagai Koordinator Divisi Minat dan Bakat. Seperti baru kemarin aku mengenal mba Fefri, Hany, Aji, mas Aflah, mba Nuno, dan mba Siti sebagai anggota Divisi Akademik. Seperti baru kemarin aku mengenal mba Apsus, mas Eko, mas Anjar, mba Rianti, mas Sigit, dan mba Imah sebagai anggota Divisi Penalaran. Seperti baru kemarin aku mengenal Dina, mba Noe, mba Uyunk, dan mas Rizal sebagai anggota Divisi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Seperti baru kemarin aku mengenal Erlin, Zuhri, mba Nela, mas Inu, dan mba Rini sebagai anggota Divisi Minat dan Bakat.

19 Januari 2012
Pengurus EDSA UAD Periode 2011/2012

Seperti baru kemarin aku masih merasa menjadi “adik” ketika tiba-tiba aku dan sembilan “adik” lainnya harus menjadi “kakak” dengan formasi yang berbeda seperti ini:

Pengurus EDSA UAD Periode 2012/2013

Dan, lagi-lagi seperti baru kemarin aku mengenal 24 anggota baru EDSA UAD Periode 2012/2013, seperti Sitra sebagai Sekretaris II dan Iwan sebagai Bendahara II. Seperti baru kemarin aku mengenal Sita, Shila, Iqbal, Nisha, dan Anggi sebagai anggota Divisi Akademik. Seperti baru kemarin aku mengenal Anis, Liya, Rani, Rini, mba Vera, dan Widya sebagai anggota Divisi Penalaran. Seperti baru kemarin aku mengenal Zulmi, Jumi, Mustangin, dan Yuli sebagai anggota Divisi Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Seperti baru kemarin aku mengenal Miko, Nuha, Putri, Muthi’, dan Wahyu sebagai anggota Divisi Minat dan Bakat.

Dan tiba-tiba, semua itu harus diakhiri dengan foto seperti ini:

27 Januari 2013
Pengurus EDSA UAD Periode 2012/2013

Dengan linangan air mata, aku benar-benar harus meninggalkan Kotak Biru, meninggalkan 10 kawan-kawan yang harus meneruskan perjuangan kami. Iwan, Miko, Widya, Shila, Jumi, Rani, Yuli, Iqbal, Putri, dan Wahyu. Selamat, kalian telah resmi menjadi Pengurus EDSA Periode 2013/2014🙂

Aku, sedikit pun tak pernah menyesal menjadi bagian dari mereka.

Terima kasih, Allah. Kau beri aku kehidupan yang luar biasa melalui orang-orang yang tidak biasa.

Terima kasih, Allah. Kau beri aku kesempatan untuk menjadi seorang adik meski aku tahu aku tak cukup baik untuk kakak-kakakku yang baik.

Terima kasih, Allah. Kau beri aku kesempatan untuk menjadi seorang sahabat meski aku tahu aku tak cukup baik untuk sahabat-sahabatku yang baik.

Terima kasih, Allah. Kau beri aku kesempatan untuk menjadi seorang kakak meski aku tahu aku tak cukup baik untuk adik-adikku yang baik.

Terima kasih, Allah. Kau beri mereka kedua mata untuk melihatku.

Terima kasih, Allah. Kau beri mereka kedua telinga untuk mendengarkanku.

Terima kasih, Allah. Kau beri mereka sepotong hati untuk mencintaiku.

Terima kasih, Allah. Kau beri mereka kedua tangan untuk menghapus air mataku, untuk menggenggam tanganku, untuk menguatkanku.

Terima kasih, Allah. Kau beri mereka dua pundak yang bisa kujadikan tempat bersandar.

Terima kasih, Allah. Kau beri mereka kedua kaki untuk berjalan dan berlari bersamaku, tidak untuk meninggalkanku.

Terima kasih, Allah. Terima kasih.

Maafkan aku yang selalu merasa kurang.

Maafkan aku yang tak selalu bersyukur atas nikmat-Mu.

Maafkan aku yang tak selalu bisa menggunakan karunia-Mu dengan baik.

Maafkan aku yang tak selalu bisa melihat mereka melalui kedua mataku.

Maafkan aku yang tak selalu bisa mendengarkan mereka melalui kedua telingaku.

Maafkan aku yang tak selalu bisa mencintai mereka dengan sepotong hatiku.

Maafkan aku yang tak selalu bisa menghapus air mata mereka, tak selalu bisa menggenggam tangan mereka, tak selalu bisa menguatkan mereka dengan kedua tanganku.

Maafkan aku yang tak selalu mengizinkan mereka bersandar di pundakku.

Maafkan aku yang tak selalu bisa berjalan dan berlari bersama mereka dengan kedua kakiku.

Terima kasih atas segalanya. Cinta, pengorbanan, pengertian, kasih sayang, kesabaran, dan entahlah. Beribu-ribu terima kasih dan ucapan maaf tak akan pernah mampu menggantikan segala yang telah kalian beri dalam mewarnai hidupku yang tak cukup berwarna.

Kalian tahu? Aku mencintai kalian lebih dari yang kalian tahu. Dan, rasa-rasanya kalian tidak perlu tahu.

La Tahzan, Optimis Hati dan KEEP FIGHTING!!! \(^o^)/

One thought on “Terima Kasih, EDSA!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s