Ending is Beginning

16 Maret 2013

Sebuah akhir selalu menjadi sebuah awal (yang baru). Sama seperti hari ini. Entah berapa jumlah mahasiswa/mahasiswi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta yang memadati gedung Jogja Expo Center (JEC) hari ini. Entah berapa jumlah orang tua yang hadir menyaksikan putra-putrinya mengenakan toga. Entah berapa jumlah panitia yang sibuk mengatur ini-itu agar kegiatan yang telah direncanakan dapat berjalan lancar. Entah berapa jumlah “pengunjung” yang setia menunggu para wisudawan/wisudawati di luar gedung JEC. Entah berapa jumlah penjual bunga yang mencoba mengais rezeki dengan “membantu” menyemarakkan suasana dengan warna-warni bunga. Entah. Yang aku tahu, hari ini, “kakak-kakakku” menjadi bagian dari mahasiswa/mahasiswi yang diwisuda itu.

Inilah salah satu dari banyak kelompok “pengunjung” yang memadati JEC hari ini:

"Pengunjung" yang Meramaikan JEC

Bunga untuk kakak-kakak tersayang a.k.a. Abang-Abang Kece.

Bibir mengembang, senyum merekah, mata berkaca-kaca menahan haru. Betapa tidak? Adakah yang merasa sedih di hari yang sangat membahagiakan ini? Ayolah, sekalipun ada yang merasakannya, setidaknya mintalah kegalauan itu untuk absen hari ini saja. Hei, ada begitu banyak kebahagiaan hari ini, mengapa kita harus merasa sedih?

Mereka.

Faisal Abidin. Muhammad Aflah Jagan Natiqo. Radita Anjar Hirdanto.

Selamat! Akhirnya, setelah mengulang mata kuliah Pronunciation setiap tahun, mas Faisal bisa lulus dengan predikat kemelud a.k.a CUMLAUDE😀 Makhluk halus a.k.a mas Anjar juga lulus dengan predikat yang sama. Tapi, sayangnya kakakku yang satu ini lulus tanpa menyandang predikat kemelud😦 But well, I’m proud of you, mas Aflah!😀 You have done your best!😀

Aku bangga pada mereka. Mereka telah membuktikan bahwa mereka bisa menyelesaikan kuliah mereka dengan baik. Mereka, setidaknya telah membuktikan kepada kedua orang tua, keluarga, kerabat, kawan, dan sahabat mereka bahwa mereka bisa!

ki-ka: Mas Faisal, Alin, Mas Anjar

ki-ka: Mas Faisal, Alin, Mas Anjar

ki-ka: Alin, Mas Aflah, Mba Novia

ki-ka: Alin, Mas Aflah, Mba Novia

Setiap awal selalu memiliki akhir. Manusia mungkin tidak bisa memilih awal yang baik, tetapi manusia selalu bisa membuat akhir sebaik yang ia inginkan. Sama seperti hidup. Manusia tidak bisa memilih masa lalu yang indah, tetapi manusia selalu bisa memilih masa depan yang indah.

Hari ini, ketiga kakakku telah mengakhiri masa kuliahnya dengan baik. Tentu bukan sesuatu yang mudah untuk mendapatkannya, namun bukan pula sesuatu yang sulit sehingga mustahil untuk dilakukan. Nyatanya, mereka telah memilih masa depan yang lebih baik dari masa lalunya. Tout est bien qui finit bien. Segala sesuatu yang diawali dengan baik pasti akan berakhir dengan baik.

Esok, ketika mereka membuka kedua mata mereka, kehidupan yang baru telah siap menyambut mereka. Esok, mereka akan memulai kehidupan yang baru dengan gelar Sarjana Pendidikan di belakang nama mereka.

Faisal Abidin, S.Pd.

Muhammad Aflah Jagan Natiqo, S.Pd.

Radita Anjar Hirdanto, S.Pd.

Menyenangkan sekali bisa menyelesaikan apa yang telah kita mulai. Semoga, hari ini juga akan menjadi hari yang membahagiakanku kelak. Hari yang juga membahagiakan kedua orang tuaku, kakakku, keluargaku, kerabatku, sahabat-sahabatku. Segera.

Do what you love, and love what you do. Doaku menyertai kalian.

Don’t forget me, your amazing sister.

One thought on “Ending is Beginning

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s