Break the Limits!

5 April 2013

Kelas Micro Teaching berakhir dengan datangnya hujan sore ini. Kelas ini berakhir setelah aku praktik menjadi seorang guru Bahasa Inggris yang mengajar skill Reading dengan materi Recount Text untuk kelas X SMA/MA semester I. Ya, aku mengajar teman-temanku sendiri. Aku menjadi “guru” ke-3 pada minggu ini. Minggu ini adalah minggu pertama bagi mahasiswa/i kelas F2 yang mengambil kelas Micro Teaching. Guru ke-1 adalah Vinita dan guru ke-2 adalah Ide. Masing-masing mengajar skill Speaking dan skill Reading untuk kelas VII SMP/MTs.

Hari ini, aku patahkan semua argumen, celaan, dan ejekan yang pernah menghampiri kedua telingaku dulu. Ungkapan-ungkapan miring itu kujadikan motivasi untuk maju. See? Aku bisa! Hampir semua komentar yang diberikan padaku positif. “Almost perfect!”, kata sang dosen. Tidak, aku tidak bermaksud untuk menyombongkan diriku. Aku hanya sekadar berbagi, bahwa ungkapan-ungkapan negatif yang dikelola dengan baik Insya Allah akan bermanfaat untuk diri kita sendiri. Seperti hari ini. I break the limits! I break my own limits, not yours, not someone else’s!

Aku tahu aku tidak terlalu pandai dalam mengajar, tidak cukup pintar untuk mentransfer ilmu, tapi bukan berarti aku benar-benar tidak bisa, bukan? Aku bisa karena aku berusaha! Aku lawan batas-batas itu! Batas-batas yang mengungkung diriku sendiri, menahan langkahku untuk maju.

Ya, meskipun passion-ku tidak di sini. Meskipun ini sangat bertentangan dengan keinginanku. Tapi, setidaknya aku telah berusaha. Setidaknya aku tidak menjadi orang-orang yang merugi karena mengabaikan kesempatan dalam hidupnya. Passion-ku tidak di sini, tidak menjadi guru. Tetapi apa salahnya aku menggali ilmu di sini? Apa salahnya aku mencoba? Tidak ada salahnya, bukan? Karena aku tidak pernah tahu apa yang akan terjadi esok, lusa, dan seterusnya. Ya, kalau pada akhirnya aku bisa mencapai cita-citaku. Kalau tidak, kalau aku memang ditakdirkan untuk menjadi guru?

Jadi, begini rasanya ketika seseorang berhasil melawan batas-batas yang dimilikinya? Menyenangkan! Sungguh! Aku menjadi seseorang yang berbeda. Aku tidak lagi sama seperti aku yang kemarin. Aku telah menaikkan level diriku sendiri yang mungkin kemarin-kemarin-kemarin dan kemarinnya lagi level-ku hanya standard atau mungkin di bawah standard. Hari ini, aku menjadi aku yang baru. I‘m brave to break my limits! What about you?😀

4 thoughts on “Break the Limits!

  1. santai baru micro hancurkan semua yang ada . .
    biar tar di kelas aslinya g ada kesulitan . .
    iya gak bu alin??
    eeeeh miss alin dink . . .

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s