Do Not Interrupt, Please!

Tentang perbedaan.

Perbedaan pendapat, perbedaan pemikiran, perbedaan persepsi. Wajar, bukan? Sama wajarnya dengan kodrat manusia yang berbeda-beda. Setiap manusia pasti dilahirkan berbeda. Anak kembar sekalipun, pasti berbeda. Tidak percaya? Dari namanya saja sudah berbeda😀 But unfortunately, perbedaan seringnya dijadikan “kambing congek”. Interrupt someone when (s)he’s talking, for instance. Sering kita temukan kasus seperti ini, bukan? Atau, mungkin kita sendiri yang sering melakukannya?😀

Ketika seseorang menegur kita yang tengah memotong pembicaraan orang lain, kita beralasan, “Aku tidak sependapat dengannya.” Well, kita mungkin memiliki pendapat yang berbeda dengan seseorang, tetapi apa susahnya mendengarkan seseorang menyelesaikan kalimatnya terlebih dahulu? Tidak akan lama, ‘kan? Paling lama mungkin 3-5 menit. So, do not interrupt, please! Selain tidak sopan, memotong pembicaraan seseorang bisa membuat orang lain ilfeel dan hilang respect! Jelas! Itu dampak bagi yang suka memotong pembicaraan orang lain. Sedangkan dampak bagi yang di-interrupt adalah dia lupa apa yang dia bicarakan, kehilangan semangat yang tadinya menggebu-gebu dan boleh jadi malas menyelesaikan kalimatnya. Dahsyat! Bagaimana jika dia hendak mengeluarkan ide-ide yang cemerlang, yang boleh jadi tidak pernah kita pikirkan sama sekali? Kita rugi besar! Ideas are expensive, bro, sist!

Sejatinya, interrupt tidak pernah bisa menjadi hal yang dibenarkan. Sekali-dua kali, orang lain mungkin masih bisa memaklumi. Tetapi ketika terjadi berkali-kali, siapa yang hendak memaklumi? Aduh, itu sudah menjadi kebiasaan! Kebiasaan buruk. Dan, kebiasaan akan sangat sulit diubah atau dihilangkan jika sang pemilik kebiasaan tidak berusaha memperbaiki dirinya. Bersiap-siaplah kehilangan orang-orang yang kita sayangi jika kita tidak mengubah kebiasaan buruk itu.

Biasakanlah yang benar, jangan membenarkan kebiasaan. Yuk, berubah!😀

4 thoughts on “Do Not Interrupt, Please!

  1. Halo sista, saya setuju dengan menghilangkan kebiasaan buruk seperti menginterupsi, tapi saya bingung bagaimana cara menghilangkannya ya ? bagi tips ya sis, thx

    • gimana ya? kalo aku sih prinsipnya gini: aku ga suka kalo orang interupsi ketika aku ngomong, jadi sebisa mungkin aku ga interupsi karena apa yang aku lakukan ke orang lain, itu yang akan orang lain lakukan ke aku hehe🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s